Operasi Oboe-2 merupakan operasi militer yang dilakukan oleh Tentara Australia, yang menjadi bagian dari tentara Sekutu dalam upaya membebaskan Pulau Kalimantan dari cengkeraman Jepang. Operasi tersebut dilaksanakan dengan menyerang Kota Balikpapan pada tanggal 1-21 juli 1945.
Pasukan Australia melancarkan operasi militernya dengan serangan gabungan lewat darat, laut, dan udara. Mereka menyerbu pantai di sebelah selatan kota Balikpapan dengan kekuatan 33.000 personil militer. Sementara itu, Kota Balikpapan dipertahankan oleh sekitar 3.000 serdadu Jepang. Tanggal 2 Juli 1945, Kota Balikpapan berhasil dikuasai, namun 2 buah lapangan terbang di pantai timur baru ditaklukkan pada 9 Juli 1945.
Pesawat Pembom RAAF Liberator saat melakukan serangan ke Kota Balikpapan
(Sumber: Australian War Memorial)
Kapal Pendarat AS menurunkan tentara Australia di pantai Balikpapan setelah pertahanan laut jepang di bombardir pesawat dan kapal perang sekutu.
(Sumber: Australian War Memorial)
Pasukan Divisi Ketujuh Australia mendarat dengan LCVP (Landing Craft Vehicle Personel)
(Sumber: Australian War Memorial)
Meriam pertahanan Pantai Jepang di Balikpapan
(Sumber: Australian War Memorial)
Tentara Divisi ke 7 Australia saat Operasi Oboe-2 di Balikpapan, 1 Juli 1945
(Sumber: Australian War Memorial)
tank pasukan Australia saat merebut Kota Balikpapan
(Sumber: Australian War Memorial)
Serdadu Jepang yang menjadi tawanan perang Divisi Ketujuh Australia di Balikpapan, 1 Juli 1945.
(Sumber: Australian War Memorial)
Tentara Australia memberikan makanan kepada warga Balikpapan saat operasi Oboe-2
(Sumber: Australian War Memorial)
Tugu Peringatan Australian Imperial Force
(Sumber: Australian War Memorial)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar